Lingkungan
BREAKING
Sampah Menggunung di Macanda Gowa, Warga Turun Tangan Lakukan Gotong Royong
Oleh Admin Teropong Gowa
•
05 Jan 2026
•
2 min read
27 views
Sampah Menggunung di Macanda Gowa, Warga Turun Tangan Lakukan Gotong Royong
Pemerintah Kelurahan Tamarunang dan warga rutin kerja bakti mingguan bersihkan sampah di Macanda, Gowa.
Tumpukan sampah yang sempat mengganggu kenyamanan pengguna jalan dibersihkan melalui aksi gotong royong yang dilaksanakan di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Kerja bakti tersebut digelar di dua titik, yakni Jalan Dato dan Jalan Pariwisata, Kelurahan Macanda. Kedua lokasi tersebut kerap menjadi tempat penumpukan sampah di bahu jalan, hingga menimbulkan tumpukan yang menggunung dan mengeluarkan bau menyengat, terutama saat hujan turun.
Kegiatan pembersihan ini melibatkan aparat kelurahan, masyarakat setempat, serta petugas kebersihan.
Mereka bahu-membahu mengangkat dan membersihkan tumpukan sampah yang berserakan. Dua titik lokasi tersebut kini juga telah dipagari dan dipasangi spanduk larangan membuang sampah.
Dalam spanduk itu tertulis imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah di sepanjang jalan, karena area tersebut diawasi kamera CCTV. Larangan tersebut merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2017, dengan ancaman pidana kurungan paling lama enam bulan.
Selain pidana kurungan, pelanggar juga terancam denda paling banyak Rp50 juta serta sanksi sosial dari masyarakat.
Lurah Tamarunang, Ali Werda, saat dikonfirmasi pada Minggu (4/1/2026), menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong tersebut penting dilakukan guna menjaga kebersihan lingkungan sekaligus kesehatan masyarakat.
“Kami berharap, setelah kegiatan pembersihan ini, masyarakat tidak lagi membuang sampah secara sembarangan di sepanjang jalan,” ujarnya.
Menurutnya, tumpukan sampah bukan hanya mengganggu keindahan lingkungan, tetapi juga memicu bau tidak sedap. Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Jika bukan kita yang menjaganya, lalu siapa lagi,” tegasnya.
Ia berharap tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan di Kecamatan Somba Opu terus meningkat.
“Kerja bakti ini rutin akan kami laksanakan satu kali dalam sepekan, pada hari Sabtu atau Minggu,” pungkasnya.
Seorang warga bernama Abdul menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah setempat yang menginisiasi kegiatan kerja bakti tersebut.
“Alhamdulillah, sampah di lokasi ini akhirnya berhasil dibersihkan,” ucapnya.
Ia mengakui bahwa di lokasi tersebut sampah memang sering menumpuk. Abdul pun berharap masyarakat maupun para pengendara dapat lebih disiplin dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Kerja bakti tersebut digelar di dua titik, yakni Jalan Dato dan Jalan Pariwisata, Kelurahan Macanda. Kedua lokasi tersebut kerap menjadi tempat penumpukan sampah di bahu jalan, hingga menimbulkan tumpukan yang menggunung dan mengeluarkan bau menyengat, terutama saat hujan turun.
Kegiatan pembersihan ini melibatkan aparat kelurahan, masyarakat setempat, serta petugas kebersihan.
Mereka bahu-membahu mengangkat dan membersihkan tumpukan sampah yang berserakan. Dua titik lokasi tersebut kini juga telah dipagari dan dipasangi spanduk larangan membuang sampah.
Dalam spanduk itu tertulis imbauan agar masyarakat tidak membuang sampah di sepanjang jalan, karena area tersebut diawasi kamera CCTV. Larangan tersebut merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2017, dengan ancaman pidana kurungan paling lama enam bulan.
Selain pidana kurungan, pelanggar juga terancam denda paling banyak Rp50 juta serta sanksi sosial dari masyarakat.
Lurah Tamarunang, Ali Werda, saat dikonfirmasi pada Minggu (4/1/2026), menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong tersebut penting dilakukan guna menjaga kebersihan lingkungan sekaligus kesehatan masyarakat.
“Kami berharap, setelah kegiatan pembersihan ini, masyarakat tidak lagi membuang sampah secara sembarangan di sepanjang jalan,” ujarnya.
Menurutnya, tumpukan sampah bukan hanya mengganggu keindahan lingkungan, tetapi juga memicu bau tidak sedap. Ia pun mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
“Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Jika bukan kita yang menjaganya, lalu siapa lagi,” tegasnya.
Ia berharap tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan di Kecamatan Somba Opu terus meningkat.
“Kerja bakti ini rutin akan kami laksanakan satu kali dalam sepekan, pada hari Sabtu atau Minggu,” pungkasnya.
Seorang warga bernama Abdul menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah setempat yang menginisiasi kegiatan kerja bakti tersebut.
“Alhamdulillah, sampah di lokasi ini akhirnya berhasil dibersihkan,” ucapnya.
Ia mengakui bahwa di lokasi tersebut sampah memang sering menumpuk. Abdul pun berharap masyarakat maupun para pengendara dapat lebih disiplin dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.