Olahraga
BREAKING
Wabup Gowa Perkuat Peran KONI untuk Meningkatkan Prestasi Atlet Daerah
Oleh Admin Teropong Gowa
•
01 Jan 2026
•
3 min read
36 views
Wakil Bupati Gowa menegaskan penguatan peran KONI sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pembinaan dan prestasi atlet di daerah.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan peran strategis Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gowa dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menutup Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Gowa yang digelar di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (30/12).
Dalam Musorkab itu, Arifuddin Saeni ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua KONI Kabupaten Gowa untuk masa bakti 2025–2029.
Pada kesempatan tersebut, Darmawangsyah Muin yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Sulawesi Selatan turut menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Arifuddin Saeni.
Ia berharap kepengurusan baru KONI Gowa dapat bergerak sigap dengan membawa atmosfer dan semangat baru, terutama bagi para atlet serta cabang olahraga di Kabupaten Gowa.
“Selamat atas terpilihnya Bapak Arifuddin Saeni secara aklamasi. Semoga sukses memimpin KONI Gowa empat tahun ke depan. Saya berharap bisa bekerja cepat, memberi nuansa dan spirit baru bagi atlet serta cabor kita, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2026 di Kabupaten Wajo dan Bone,” ujarnya.
Ia mengingatkan jajaran pengurus KONI Gowa untuk tetap menjaga optimisme di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, situasi tersebut tidak boleh mengendurkan konsentrasi dalam pembinaan atlet maupun pencapaian target prestasi olahraga daerah.
“Kita harus tetap menunjukkan prestasi, meski ada badai efisiensi anggaran. Gowa sudah menunjukkan perkembangan olahraga yang baik, dipercaya menjadi tuan rumah Gubernur Cup 2025, serta memiliki atlet berprestasi mulai dari dayung hingga pencak silat yang tampil di tingkat internasional,” tambahnya.
Ia menargetkan kontingen Sulawesi Selatan mampu menembus peringkat 10 besar nasional pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang digelar di NTB dan NTT.
Oleh karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk mempererat sinergi dengan KONI kabupaten/kota serta para kepala daerah di seluruh Sulawesi Selatan demi merealisasikan target tersebut.
“Target kita sudah jelas, yakni wajib menembus 10 besar pada PON 2028. Jika anggaran daerah belum mencukupi, kami akan memperkuat kerja sama dengan seluruh Ketua KONI kabupaten/kota serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan demi mewujudkan target tersebut,” tegasnya.
Usai pelaksanaan Porprov Sulsel 2026, Darmawangsyah menekankan pentingnya mengoptimalkan pembinaan atlet serta cabang olahraga potensial peraih medali emas di PON. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus mengesampingkan kepentingan politik dan fokus pada pembinaan olahraga secara profesional.
“Hentikan kepentingan politik. Tujuan kita adalah memajukan olahraga Sulawesi Selatan. Lihat secara objektif atlet berprestasi serta potensi yang dapat dikembangkan untuk meraih medali emas di PON,” ujarnya.
Ia menaruh harapan besar kepada Arifuddin Saeni untuk mengangkat prestasi olahraga Kabupaten Gowa ke tingkat yang lebih tinggi. Terlebih, Arifuddin Saeni dinilai sebagai sosok yang tepat berkat rekam jejak kepemimpinannya di cabang olahraga pencak silat hingga ke level internasional.
“Gowa kini dipimpin Ketua KONI yang tepat. Hadirkan semangat baru bagi seluruh cabang olahraga. Ini bukan tentang kedekatan personal, melainkan kapasitas dan prestasi yang telah dibuktikan,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Gowa terpilih, Arifuddin Saeni, menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus KONI Gowa sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras dalam membangun fondasi pembinaan olahraga di daerah tersebut.
“Kita berada pada visi dan semangat yang sama. Kita ingin Gowa tidak sekadar menjadi penonton, melainkan tampil sebagai juara dalam dunia olahraga,” tegas Arifuddin.
Menjelang Porprov Sulsel 2026, Arifuddin menegaskan pentingnya persiapan yang matang bagi seluruh atlet dan cabang olahraga. Ia mengajak seluruh insan olahraga di Kabupaten Gowa untuk menanggalkan ego sektoral dan memusatkan perhatian pada pembinaan yang berkelanjutan.
“Kita membutuhkan inovasi manajemen yang modern, transparan, dan responsif. Atlet-atlet Gowa tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri. Pembinaan harus terarah agar prestasi dapat dicapai,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Arifuddin Saeni turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia Musorkab KONI Gowa serta Pemerintah Kabupaten Gowa atas dukungan penuh sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan lancar.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menutup Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Gowa yang digelar di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (30/12).
Dalam Musorkab itu, Arifuddin Saeni ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua KONI Kabupaten Gowa untuk masa bakti 2025–2029.
Pada kesempatan tersebut, Darmawangsyah Muin yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Sulawesi Selatan turut menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Arifuddin Saeni.
Ia berharap kepengurusan baru KONI Gowa dapat bergerak sigap dengan membawa atmosfer dan semangat baru, terutama bagi para atlet serta cabang olahraga di Kabupaten Gowa.
“Selamat atas terpilihnya Bapak Arifuddin Saeni secara aklamasi. Semoga sukses memimpin KONI Gowa empat tahun ke depan. Saya berharap bisa bekerja cepat, memberi nuansa dan spirit baru bagi atlet serta cabor kita, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2026 di Kabupaten Wajo dan Bone,” ujarnya.
Ia mengingatkan jajaran pengurus KONI Gowa untuk tetap menjaga optimisme di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, situasi tersebut tidak boleh mengendurkan konsentrasi dalam pembinaan atlet maupun pencapaian target prestasi olahraga daerah.
“Kita harus tetap menunjukkan prestasi, meski ada badai efisiensi anggaran. Gowa sudah menunjukkan perkembangan olahraga yang baik, dipercaya menjadi tuan rumah Gubernur Cup 2025, serta memiliki atlet berprestasi mulai dari dayung hingga pencak silat yang tampil di tingkat internasional,” tambahnya.
Ia menargetkan kontingen Sulawesi Selatan mampu menembus peringkat 10 besar nasional pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang digelar di NTB dan NTT.
Oleh karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk mempererat sinergi dengan KONI kabupaten/kota serta para kepala daerah di seluruh Sulawesi Selatan demi merealisasikan target tersebut.
“Target kita sudah jelas, yakni wajib menembus 10 besar pada PON 2028. Jika anggaran daerah belum mencukupi, kami akan memperkuat kerja sama dengan seluruh Ketua KONI kabupaten/kota serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan demi mewujudkan target tersebut,” tegasnya.
Usai pelaksanaan Porprov Sulsel 2026, Darmawangsyah menekankan pentingnya mengoptimalkan pembinaan atlet serta cabang olahraga potensial peraih medali emas di PON. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus mengesampingkan kepentingan politik dan fokus pada pembinaan olahraga secara profesional.
“Hentikan kepentingan politik. Tujuan kita adalah memajukan olahraga Sulawesi Selatan. Lihat secara objektif atlet berprestasi serta potensi yang dapat dikembangkan untuk meraih medali emas di PON,” ujarnya.
Ia menaruh harapan besar kepada Arifuddin Saeni untuk mengangkat prestasi olahraga Kabupaten Gowa ke tingkat yang lebih tinggi. Terlebih, Arifuddin Saeni dinilai sebagai sosok yang tepat berkat rekam jejak kepemimpinannya di cabang olahraga pencak silat hingga ke level internasional.
“Gowa kini dipimpin Ketua KONI yang tepat. Hadirkan semangat baru bagi seluruh cabang olahraga. Ini bukan tentang kedekatan personal, melainkan kapasitas dan prestasi yang telah dibuktikan,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Gowa terpilih, Arifuddin Saeni, menyampaikan rasa syukur serta apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran pengurus KONI Gowa sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras dalam membangun fondasi pembinaan olahraga di daerah tersebut.
“Kita berada pada visi dan semangat yang sama. Kita ingin Gowa tidak sekadar menjadi penonton, melainkan tampil sebagai juara dalam dunia olahraga,” tegas Arifuddin.
Menjelang Porprov Sulsel 2026, Arifuddin menegaskan pentingnya persiapan yang matang bagi seluruh atlet dan cabang olahraga. Ia mengajak seluruh insan olahraga di Kabupaten Gowa untuk menanggalkan ego sektoral dan memusatkan perhatian pada pembinaan yang berkelanjutan.
“Kita membutuhkan inovasi manajemen yang modern, transparan, dan responsif. Atlet-atlet Gowa tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri. Pembinaan harus terarah agar prestasi dapat dicapai,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Arifuddin Saeni turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia Musorkab KONI Gowa serta Pemerintah Kabupaten Gowa atas dukungan penuh sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan lancar.