Saturday, 24 January 2026
Kesehatan BREAKING

Peresmian SPPG Bajeng Barat oleh Wabup Gowa Jadi Langkah Penting Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Oleh Admin Teropong Gowa 12 Jan 2026 3 min read
24 views

Peresmian SPPG Bajeng Barat jadi langkah strategis Wabup Gowa.

Peresmian SPPG Bajeng Barat oleh Wabup Gowa Jadi Langkah Penting Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Foto : Wabup & Kapolres Gowa

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, turut hadir dalam peresmian pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Dusun Romang Lompoa, Kecamatan Bajeng Barat, pada Minggu (11/1).

Fasilitas tersebut didirikan sebagai dapur umum guna menunjang pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). SPPG yang diresmikan merupakan SPPG Polres Bajeng Barat 01, hasil kerja sama antara Polres Gowa dan Yayasan Kemala Bhayangkari.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui.

“Hal ini menjadi wujud komitmen Polres dan Bhayangkara Gowa dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Darmawangsyah menegaskan bahwa pembangunan SPPG di Kabupaten Gowa harus dipercepat dan diperluas agar dapat menjangkau seluruh wilayah.

Menurutnya, keberadaan SPPG merupakan salah satu kebutuhan yang paling sering disampaikan masyarakat saat pemerintah daerah melakukan kunjungan ke kecamatan.

“Semakin cepat SPPG dibangun dan mulai beroperasi, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Kami berharap SPPG di Bajeng Barat ini dapat menjadi pemicu hadirnya SPPG lainnya di berbagai wilayah Gowa,” tambahnya.

Wakil Bupati Gowa turut menyinggung capaian daerah dalam upaya menekan angka stunting. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Gowa pada 2025 mengalami penurunan signifikan, dari 21,1 persen menjadi 17 persen.

Capaian tersebut menempatkan Gowa sebagai salah satu daerah dengan angka stunting terendah di Sulawesi Selatan dan perlu terus diperkuat melalui optimalisasi program MBG dan SPPG.

Selain berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat, Darmawangsyah menilai SPPG juga memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian lokal.

Ia mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mempercepat pembangunan SPPG serta mengajak pemerintah desa mengaktifkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), termasuk melalui pengembangan peternakan ayam petelur guna memenuhi kebutuhan dapur SPPG.

Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Aldy Sulaiman menyatakan bahwa pembangunan SPPG Polres Bajeng Barat 01 menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga di bidang sosial dan kemanusiaan.

“SPPG ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi,” ujarnya.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Makassar, Handayani, menyampaikan bahwa hingga awal 2026 terdapat sekitar 60 SPPG di Kabupaten Gowa, dengan 55 unit telah beroperasi dan delapan unit siap diaktifkan.

Menurutnya, setiap SPPG mampu mengelola anggaran sekitar Rp850 juta hingga Rp1 miliar per bulan sekaligus menyerap puluhan tenaga kerja.

Apabila seluruh SPPG beroperasi secara optimal, perputaran ekonomi di Gowa diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp60 miliar per bulan.

Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah dalam menjamin pasokan bahan pangan, mulai dari sektor pertanian, peternakan, sayuran, dan buah-buahan, hingga mengatasi tantangan fluktuasi harga pangan serta keterbatasan ketersediaan susu.

Peresmian SPPG Bajeng Barat juga dihadiri oleh Ketua DPRD Gowa, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Kasdim Gowa, Ketua TP PKK Gowa, Ketua Bhayangkari Gowa, Ketua FKPM Gowa, Camat Bajeng Barat, para pejabat utama Polres Gowa, serta mitra Yayasan Kemala Bhayangkari Gowa.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!